Senin, 28 Januari 2013

Cara Membuat Website Lengkap dari Awal Hingga Akhir

Sudah lama banget g posting artikel lagi di blog,lama juga aku tinggalkan blog ini heheee...

ma'af sibuk banget y beginilah kalo jadi kuli bangunan ada yang minta di gambarkan disain bangunan berikut RABnya y kita kasih.....

o..y Setelah membahas tutorial mengenai cara membuat blog maka saya akan coba menerangkan cara membuat website berapa tahun yang lalu,maka saya juga akan memposting rangkuman cara membuat website dari awal hingga akhir. Artinya, rangkuman yang akan saya buat ini menjadi panduan membuat website dari awal pembuatan sampai benar-benar bisa digunakan secara online di internet.

Saya sengaja membuat postingan rangkuman ini supaya pembaca benar-benar paham apa saja yang harus dilakukan untuk bisa membuat sebuah website, apakah serumit yang pernah dikatakan orang lain mungkin atau semudah menggorang pisang ?

Okelah, berikut langkah-langkah lengkap bagaimana membuat sebuah website dari awal hingga bisa digunakan secara online:

  1. Yang pertama tentu harus mengerti apa itu website. He3x. Bukan maksud saya underestimate pada pembaca, tapi siapa tahu ada pengunjung yang mungkin belum mengerti. Untuk mengetahuinya silahkan buka tutorial yang saya posting cara buat web dengan xampp.
  2. Selanjutnya adalah mengetahui hal-hal paling penting dari sebuah website, yaitu domain dan hosting. Silahkan pembaca buka posting mengenai kedua hal tersebut hosting dan domain 
  3. Setelah mengenal yang namanya domain dan hosting, pembaca juga sebaiknya mengenal yang namanya localhost. Localhost ini digunakan untuk membantu Anda dalam mendesain website pada komputer local tanpa harus setiap saat online sehingga bisa mengefisiensikan waktu dan yang paling utama adalah efisiensi biaya. Silahkan meluncur menuju postingan yang ini untuk membaca tutorial mengenai localhost.
  4. Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menjadikan komputer Anda menjadi localhost. Untuk mengetahui tutorial mengenai hal tersebut, silahkan pembaca buka di sini, dimana kita akan menggunakan sebuah software yang bernama XAMPP untuk menjadikan komputer menjadi localhost.
  5. Jika sudah mengetahui kegunaan XAMPP dan bagaimana kelak localhost tersebut bekerja, langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi XAMPP pada komputer agar komputer kita bisa digunakan sebagai localhost. Pembaca bisa men-download e-book panduan instalasi XAMPP untuk localhost  yang telah saya sediakan di sini.
  6. Karena kita akan membuat sebuah website dari awal hingga akhir menggunakan Wodpress CMS, maka sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu (khususnya bagi yang memang belum mengenal) Wordpress CMS, sehingga bisa mengetahui fungsinya sebagai CMS (content management system) dan perbedaannya dengan blog Wordpress.Com. Silahkan buka tutorial yang membahas hal tersebut di sini. 
  7. Langkah selanjutnya adalah mendapatkan modul Wordpress CMS yang akan kita instal menjadi sebuah website pada localhost. Pembaca bisa men-download modul tersebut dari situs resminya di www.wordpress.org. Selanjutnya yang kita lakukan adalah menginstal modul Wordpress CMS yang telah kita download tadi ke dalam localhost kita. Penjelasan lengkap mengenai kedua hal itu bisa pembaca baca pada tutorial website yang ini.dan cara instalasi wordpress di localhost
  8. Setelah menginstal Wordpress CMS pada localhost, pembaca akan mendapatkan sebuah website yang siap pakai namun masih sebatas localhost (belum bisa dibuka secara online di internet). Namun, dengan bantuan localhost inilah pembaca bisa mengedit atau memodifikasi website Wordpress CMS Anda sampai sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda sebelum di masukkan ke server internet. Silahkan Anda download e-book panduan lengkap menggunakan Wordpress CMS sebagai panduan bagi Anda dalam memodifikasi website Wordpress CMS Anda. Silahkan baca di sini. Anda juga bisa membaca tutorial mengenai HTML dan CSS yang mungkin bisa Anda manfaatkan untuk memodifikasi website Wordpress Anda.
  9. Langkah selanjutnya jika Anda merasa sudah cukup puas dalam memodifikasi Wordpress CMS tersebut adalah memindahkannya ke internet. Untuk itu, Anda perlu sebuah space hosting pada web server sebagai tempat Anda menyimpan file-file website Anda tersebut. Anda bisa menyewa space hosting pada web server yang ada di internet. Harganya juga bervariasi bergantung fitur dan fasilitas yang diberikan. Ada hosting yang bayar dan yang gratis. Mengenai perbedaan keduanya, pembaca bisa membacanya di sini. Jika pembaca masih belum berminat membayar hosting berbayar, pembaca boleh memanfaatkan layanan free hosting. Salah satu free hosting yang bisa Anda gunakan sudah saya rekomendasikan melalui blog ini. Silahkan membacanya di sini untuk mengetauhi free hosting yang saya rekomendasikan tersebut untuk Anda.
  10. Jika sudah mendapatkan space hosting, langkah selanjutnya adalah memindahkan atau mengupload seluruh file website telah Anda instal pada localhost ke dalam server hosting tersebut agar bisa dibuka secara online di internet. Langkah-langkah mengenai cara memindahkan website dari localhost ke hosting online bisa pembaca baca di sini. 
  11. Agar website Anda bisa dibuka oleh orang lain secara online, tentu dibutuhkan sebuah domain untuk website Anda. Anda bisa membeli sebuah domain dari provider domain di internet. Biasanya layanan ini juga disediakan bersamaan dengan layanan hosting. Namun Anda bisa membeli hosting dan domain secara terpisah. Sama seperti menyewa layanan hosting, memilih sebuah domain juga perlu pertimbangan, yang salah satunya bisa Anda baca di sini. Anda juga bisa memanfaatkan free domain. Mengenai perbedaannya juga telah saya posting pada tutorial website yang ini. Jika pembaca saat ini berminat menggunakan free domain, Anda bisa memanfaatkan layanan free domain yang saya rekomendasikan melalui blog ini. Silahkan buka di sini untuk mengetahuinya.
  12. Langkah selanjutnya adalah melakukan pengaturan (setting) domain untuk digunakan pada website yang telah Anda hosting-kan secara online tadi. Untuk mengetahui cara setting domain pada website Anda, silahkan buka tutorialnya di sini.
  13.  Selanjutnya adalah melakukan testing pada website yang telah disimpan secara online tersebut untuk memeriksa apakah masih ada bagian yang error. Hal ini penting dilakukan sebelum website Anda di-launching ke khalayak ramai. Perlu diketahui bahwa proses pemindahan file website (uploading) dari localhost ke hosting online serta setting domain pada website tersebut bisa dikatakan sama untuk free hosting dan free domain dengan pay hosting dan pay domain.
    Dengan melakukan 13 langkah di atas, Anda akan mendapatkan sebuah website dengan menggunakan Wordpress CMS secara lengkap dan siap pakai secara online. Jangan takut dengan angka 13. Coba bayangkan, dengan melakukan 13 langkah tersebut, kita bisa mendapatkan yang kita inginkan. He3x. Langkah Anda selanjutnya adalah mempromosikan website Anda dan melakukan optimasi. Nah, langkah yang terakhir ini biasa disebut sebagai teknik SEO. Apa itu SEO? Pasti sudah banyak yang tahu deh. Tapi kita juga akan membahasnya kedepan melalui blog tutorial ini. Silahkan ditunggu saja ya tutorialnya dan jangan segan-segan untuk langganan artikel agar bisa mendapatkan tutorial website yang terbaru lebih cepat dan lebih mudah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar